19 September 2019   07:24 WIB

Pemilihan Kakang-Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2019

Pemilihan Kakang-Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2019

Pemilihan Kakang-Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2019

Peserta Mengikuti Tehnical Meeting

Hari Senin tanggal 9 September lalu para peserta mengikuti Tehnical meeting untuk pembekalan sebelum masuk karantina pada tanggal 12-14 September. Di sesi ini mereka dapat bertanya mengenai perlengkapan yang perlu dibawa dan aturan apa saja yang Wajib ditaati. Selain mendapatkan materi dari pesona Indonesia 30 finalis Duta Wisata @pakamba_blora juga di beri bimbingan bagaimana cara mempromosikan daerah yang memiliki potensi agar diketahui masyarakat luas menjadi DTW (Daya Tarik Wisata) Simpel tetapi Menarik.

Selanjutnya merupakan sesi yang ditunggu-tunggu apalagi untuk para peserta mbakyu yaitu beutycllas dari @makeoversemarang . Mereka diajarkan cara menggunakan make up yang benar , serta tips untuk membuat wajah terlihat glowing. Yang lebih menakjubkan dari beutycllas ini adalah produk dari @makeoverid yang hasilnya luar biasa mulus dan tahan lama meskipun terpapar sinar matahari secara langsung.

Karantina Hari Pertama

Para finalis melakukan sesi pemotretan untuk dijadikan biografi mereka. Kemudian dilanjutkan dengan Breefing untuk kegiatan yang akan dilakukan oleh 30 finalis kakang-mbakyu Duta Wisata Kab.Blora sebelum melakukan kunjungan ke beberapa destinasi wisata unggulan di kota Blora. Yang uniknya adalah para finalis mengendarai mobil antik (VW) saat pawai kunjungan wisata.Tempat pertama yang dikunjungi adalah Rumah Artefak yang penuh dengan pengetahuan tentang fosil-fosil dan kerangka ataupun peninggalan jaman purba.

Karantina Hari Kedua

Tempat kedua para finalis diajak untuk mendatangi Rumah griya keramik. Disini para finalis disempatkan untuk membuat karya mereka sendiri dan hasil karya bisa dibawa pulang. Tempat ketiga para finalis berkunjung ke Selo parang yang disana terdapat wahana permainan seperti flying fox serta masih banyak wahana lainnya juga sekaligus waktunya Isoma. Tempat terakhir para finalis berkunjung Ke wisata Rohani SUNAN POJOK disini mereka belajar mengenai sejarah Kab.blora.

Para finalis melakukan senam pagi dikantor @dinporabudparblora dan dilanjutkan sarapan bersama para staf pegawai. Kemudian dari siang sampai sore kegiatan finalis di isi dengan pembekalan materi dan tes wawancara. Acara Uji Talenta di mulai pukul 20.00 WIB. Peserta duta wisata dihadapkan langsung dengan 5 dewan juri. Terlihat cukup menegangkan tetapi para finalis menikmati keseruan tahap ini dengan menampilkan bakat yang di miliki seperti geguritan, menari, menyanyi, modelling, story telling, pencak silat, dan lain lain.

Sabtu , 14 September 2019 (pekan lalu) adalah hari terakhir peserta melakukan rangkaian kegiatan di karantina yang diawali dengan bangun pagi untuk berolahraga dengan jalan sehat menuju alun-alun kota Blora.  Disana peserta melakukan beberapa permainan yang digunakan untuk melatih kerjasama dan konsentrasi agar bisa membangun solidaritas. Kegiatan ini berakhir hingga jam 08.00 WIB dan para peserta kembali ke asrama untuk sarapan yang dilanjutkan acara gladi bersih di panggung Tirtonadi Blora.

Grandfinal Kakang Mbakyu Duta Wisata Kab. Blora 2019 berlangsung meriah di panggung terbuka Stadium Seni Budaya Taman Tirtonadi. 30 finalis Sudah mendapat penilaian dari Dewan juri sejak hari pertama dikarantina hingga akhirnya pada malam puncak terpilih 6 pasang terbaik yang akan diambil 2 besar. Sampai tiba waktunya Muhammad Dafa Arya dari SMA Negeri 1 Cepu dan Nabila Putri Sintya Dewi dari SMA Negeri 1 Blora di Nobatkan sebagai Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2019. Selanjutnya, keduanya akan mewakili Blora dalam ajang pemilihan Mas Mbak Duta Wisata Provinsi Jawa Tengah 2019. (Ekvan)

 


Info